Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Jika sebelumnya kita sudah bahas tentang Perekaman pajak penghasilan kali ini kita akan bahas tentang penginputan transaksi pajak pertambahan nilai (PPN) serta apakah ada cara cepat dan mudah dalam melakukan pelaporan EBupot dan EBupot Unifikasi atau kelebihan dan kelemahan menggunakan beragam cara saat pelaporan EBupot dan EBupot Unifikasi khususnya saat pengoperasian.

Wajib pajak sudah harus mulai melaporkan SPT Masa PPh Unifikasi menggunakan aplikasi e-bupot terhitung mulai tahun 2022. Sebagaimana diatur pada Pasal 13 ayat (2) PER-24/PJ/2021, penyampaian SPT Masa PPh Unifikasi melalui aplikasi e-bupot sudah harus dilaksanakan mulai masa pajak April 2022

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Berdasarkan UU PPh, bukti potong ini dibuat oleh pemberi kerja baik pribadi maupun badan usaha tetap maupun badan usaha, pengusaha kena pajak, dan bendahara pemerintah pusat atau daerah. e Bupot Unifikasi adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu untuk pembuatan bukti potong dan pelaporan SPT Masa PPh Unifikasi berbentuk dokumen elektronik yang berisi bukti resmi atas pemungutan pajak penghasilan dalam SPT Masa PPh Unifikasi.

Postingan sebelumnya sudah dijelaskan mengenai langkah-langkah yang akan kita lakukan untuk input pajak penghasilan (kecuali pph 21 yaa), maka dari itu kita selanjutnya mulai merekam transaksi atau kegiatan yang akan kita lakukan. Kita mulai dari menu dashboard dulu lalu pilih spt unifikasi disitulah terdapat menu baru lanjutannya.

Dimenu SPT unifikasi bisa input pph 22, 23, 4(2), 15, 26 dan juga PPN. Kita selanjutnya mengambil atau klik PPN. Okee okee kita ulas perlahan yaa :

Pilih menu spt unifikasi, klik PPN / PPNBM klik daftar bukti pemungutan. Selanjutnya akan ada menu baru setelah klik rekam.

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Akan muncul faktur pajak akan tetapi jika pihak penjual tidak memiliki faktur pajak bisa pilih opsi kedua yaitu dokumen lain (baik invoice, bukti bayar, kwitansi, dll) dan saat input dokumen lain akan muncul beberapa pengisian baru yaitu :

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Nomor dokumen lain diisi sesuai nomor kegiatan atau lebih mudahnya urutan saja Nomor 1, 2, 3, dst

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

  • NPWP Rekanan kita isi dengan NPWP Penjual nahh disini minusnya ebupot unifikasi / ebupot perusahaan dikarenakan khusus PPN tidak bisa merekam dengan data NIK jadi mewajibkan bertransaksi dengan penjual yang memiliki NPWP baik PKP atau NonPKP. Kalau PKP sih pasti punya NPWP yaa, ini didasari karena NIK = NPWP maka dari itulah semua warga Indonesia yang termasuk subjek dan objek pajak akan memilki NPWP secara jabatan (otomatis).
  • Jadi jikalau kita sudah bertransaksi dan ternyata penjual tidak ada NPWP apa yang harus dilakukan? Penulis sudah mencoba menginput data NPWP itu dengan data npwp kantor ternyata tidak bisa, terus input dengan NPWP 00.000.000.0-000.000 tetap tidak bisa, jadi solusi akhirnya yaa lapor pajak manual ke kantor pajak (sebab di espt tidak ada tarif 11%) dan ternyata sebelumnya sudah menggunakan espt 1107 put tetapi tidak ada npwp penjual terus jadi solusinya gimana? Yaa mau tidak mau, pembaca harus bertanya terlebih dahulu apakah si penjual ada NPWP atau tidak sebelum melakukan pembelian. Tidak ada cara lain selain itu yaa.
  • Nama rekanan akan otomatis terisi sesuai dengan nama di kartu NPWP
  • Tanggal dokumen adalah tanggal kegiatan atau pembelian ke penjual / toko / perusahaan.
  • Tahun dan masa pajak diisi sesuai dengan kegiatan (jika sudah membuat billing duluan maka ikuti masa dan tahun billing)
  • DPP (Dasar Pengenaan pajak)
  • PPN Tarifnya mengikuti masa pajak yang dipilih bisa 10% bisa 11% karena ngetiknya manual yaa hehe
  • Selanjutnya simpan dan jika ada input lagi maka langsung rekam dan ulangi cara ini berturut-turut sampai semua transaksi selesai diinput

Setelah ini apakah ada langkah berikutnya lagi? Jawabannya ada yaa. Karena setelah input satu ini, maka kita menuju menu berikutnya yakni posting. Sebelum klik posting pastikan semua yang diinput sudah betul dan sudah semua masuk, jika sudah yakin pilih bagian menu posting, klik tahun pajak dan masa pajak lalu klik cek (tunggu beberapa saat prosesnya) jika sudah kita lanjutkan ke menu spt masa bagian perekaman bukti penyetoran. Menu ini tujuannya untuk menginput NTPN dari resi pembayaran pajak yang telah diinput / direkam. Kemudian tahun pajak dan masa pajak nya dipilih lalu klik cek tinggal kita ambil di bagian rekam bukti penyetoran untuk input NTPN pajak sesuai dengan inputan di pajak penghasilan (Pajak penghasilan di unifikasi dan PPN kegabung yaa nanti tanda terimnya atau rekapan pembayaran pajaknya) kemudian dibagian ringkasan pembayaran dapat melihat total dari transaksi dan total pajak yang sudah diinput.

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Saat input NTPN apabila ada pembaca yang sedang kesulitan karena melihat angka dan huruf di NTPN yang ada diresi bukti bayar pajak tsb buram / lainnya dapat dilihat dengan 2 cara :

  1. Cara utama bisa dilihat di menu bayar pajak dibagian bawah menu ini (tanpa klik ebiling) ada kumpulan NTPN pajak yang sudah dibayarkan  / disetorkan oleh pembaca.
  2. Cara selanjutnya, walau panjang akan tetapi lebih akurat karena bisa melihat NTPN baik dari bukti pembayaran pajak lama atupun yang masih baru dibayar, dilakukan dengan cara pilih menu layanan, kemudian klik menu konfirmasi NTPN lalu dibagian pencarian berdasarkan dapat dipilih (kode billing / NTPN) tergantung mana yang akan diinput setelah itu kettikkan kode keamaman yang ada dilayar setelah itu klik cek dan akan muncul jendela baru dari kode billing atau bukti pembayaran pajak yang sudah disetorkan.

Lanjut lagi kita ke bagian spt masa pilih penyiapan SPT Masa Unifikasi ini tujuannya untuk menyimpan keseluruhan data yang sudah di posting dan mengirim data. Kita ulas menunya terlebih dahulu yaa.

Cara Mudah Input EBupot dan EBupot Unifikasi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Terupdate

Tampilan menu penyiapan spt masa unifikasi itu Cuma ada 2 yakni gambar lengkapi spt dan gambar pesawat kertas untuk ngirim spt. Tapi sebelum ngirim spt kita lengkapi terlebih dahulu spt sekalian mengecek apabila mau dicek ulang lagi tapi secara keseluruhan, selanjutnya kursur diarahkan paling bawah dan klik bagian penandatangan lalu disimpan.

Setelah menyimpan tunggu beberapa saat terlebih dahulu apabila ada jeda prosesnya, pembaca dapat langsung refresh denan menekan f5 atau tombol reload page (ctrl + r) yang bisa digunakan untuk mempercepat prosesnya lalu klik icon pesawat kertas dan kita akan masukkan parsphare dan sertifikat elektronik yang sudah diajukan dikantor pajak setempat lalu klik kirim spt.

Semua langkah diatas itu sangat mudah, akan tetapi jika inputnya manual (satu-satu) maka harus dilakukan terus menerus dan apabila mau import nantikan pembahasan lainnya. Pantauin aja terus.

Kesimpulan

Kesimpulan ini jika mau aja sih, karena ini ringkasan kegiatan yang telah dibaca dari atas ampai bawah, sampai bawah ,, ehh sampai bawah,, wkkwk dan untuk ringkasan / kesimpulannya sbb :

  1. Login DJP Online
  2. Ambil menu lapor pilih pra pelaporan
  3. Klik ebupot instansi pemerintah / ebupot
  4. Halaman dashboard silahkan klik bagian yang akan dibuat (PPh Unifikasi ambil bagian PPN / PPNBM)
  5. Klik rekam, dokumen lain, isi, simpan, posting, spt rekam bukti setoran pajak, penyiapan spt masa dan kirim
  6. Tanda terima sudah lapor spt, membuat bukti potong, dapat dilihat di dashboard

Jika sudah sampai bawah artinya udah habis nih,silahkan tunggu lagi kelanjutan yang seru-seru bersama blog ini yaa, semoga bermanfaat sobat akuntansi ^_^ Terima kasih @PajakGasanBanua #BelajarAkuntansiPajak

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel